Jumat, 24 Desember 2010

OBAT TRADISIONAL INFLUENZA


 
Foto Gambar Virus Flu Influenza
Influenza atau Flu, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang mengakibatkan badan terasa panas dingin yang disertai pilek dan batuk-batuk. Yang diserang ialah sistem pernapasan, saluran pernafasan bagian atas. Masa tunasnya dalam 2 hari, tetapi kadang-kadang hanya 1/2 hari. Dapat menular dengan cepat melalui jalan pernafasan dari semprotan bersin, batuk, atau percikan ludah. Gejala-gejala influenza yang ringan-ringan saja, lazim disebut SALESMA (COLD)
Jika terkena flu, anda akan merasa tidak enak badan untuk beberapa hari, tapi anda mungkin tidak akan mengalami komplikasi dengan penyakit lain atau anda bisa saja membutuhkan perawatan rumah sakit. Jika anda memiliki sistem imun yang lemah atau penyakit kronis, flu dapat menjadi fatal. Untuk mereka dengan risiko tinggi flu, maka pertahanan pertama adalah dengan suntikan/vaksin flu tahunan.

GEJALA Flu “Influenza”

Sebenarnya, flu seperti pilek biasa dengan hidung yang berair, bersin dan pembengkakan tenggorokan. Tapi pilek biasanya berkembang secara lambat, dan flu datang secara tiba-tiba. Meskipun pilek dapat menjadi gangguan, anda biasanya lebih khawatir terhadap flu.

Beberapa tanda dan gejala yang biasa terjadi pada flu :

• Demam lebih dari 38 Celsius pada orang dewasa, dan sering sampai 39,5 Celsius sampai 40,5 Celsius pada anak.
• Panas dingin dan berkeringat.
• Batuk kering.
• Nyeri otot, khususnya pada punggung, lengan dan kaki
• Kelelahan dan lemah
• Hidung tersumbat
• Hilang nafsu makan
• Diare dan muntah pada anak

Faktor risiko Flu “Influenza”

Risiko flu meningkat atau dapat berkomplikasi jika anda :

• Bayi atau anak-anak
• Berusia lebih dari 50 tahun
• Memiliki penyakit yang kronis, seperti diabetes atau penyakit jantung, penyakit ginjal atau paru-paru.
• Memiliki sistem imun yang lemah, seperti HIV AIDS.
• Hamil ketika akan musim flu
• Penduduk yang ada di care center.
• Bekerja di care center.
• Secara reguler melakukan kontak secara dekat dengan bayi atau anak-anak.

Anak yang menggunakan aspirin dalam waktu yang lama juga dapat meningkatkan risiko dengan lebih besar. Vaksin flu aman bagi anak-anak usia 6 bulan atau lebih. Jika anak anda tidak berisiko akan tetapi tinggal dengan orang yang memiliki risiko tersebut, anda tetap harus memberikan vaksin pada anak anda. Cara tersebut akan mengurangi risiko anak anda terinfeksi. Lebih banyak orang yang terimunisasi, lebih sedikit flu akan menyebar pada sebuah komunitas.

Resep Obat Tradisional Untuk Influenza

Disamping adanya vaksin dan obat-obat modern yang digunakan untuk pengobatan inluenza, ada juga obat tradisional dari bahan-bahan alami yang tentunya tanpa efek samping, berikut resep-resepnya :

1. DAUN BAYAM DURI(10g), SEMBUNGLEGI(10g), ADAS DAN PULOSARI(10g), KAYU ANGIN(10g), DAUN RANDU(10g), Semua direbus dengan air 2 gelas hingga tinggal setengahnya. Diminum sedikit-sedikit untuk sehari.


2. Daun SEMANGGI 10 helai dipipis, diberi air masak 1 cangkir dan air jeruk nipis 1 sendok makan, diperas  dan disaring. Minum Habis. Buatlah tiap pagi dan sore.

3. Air Jeruk nipis 1 sendok makan, diberi sedikit  kapur sirih diaduk lalu diminum (2x sehari)

4. LEMPUYANG(1jari), CABE JAWA(3batang), JAHE(1jari), 
Semua dipotong-potong direbus dengan air 3 gelas hingga tinggal setengahnya. Sesudah disaring, diminum pagi dan sore.

5. Untuk hidung yang sengal-sengal atau buntu : 
Basahilah seluruh kepala (termasuk rambut) dengan air dingin sampai basah kuyup, agar kelenjar yang menyumbat hidung mengerut. Jangan terlalu banyak minum.

Penting : 

Sebaiknya penderita istirahat di rumah, tidur yang cukup dan menjauhi hawa dingin. Sediakan sapu tangan untuk menutup mulut bila bersin atau batuk. Obat yang khusus untuk influenza ini sebenarnya belum ada. Obat-obat seperti Aspro, Aspirin, Acetosal, APC Thermagon dan lain-lain sifatnya hanya untuk menghilangkan rasa sakit dan menguatkan tubuh.

Pencegahan

Menjauhi sumber penularan atau tidak berkumpul dengan penderita influenza dan meningkatkan kesehatan dan kebersihan badan. Penderita influenza jangan tidur bersama bayi, mencium atau menyusui.

Perhatian

Kalau pilek sampai lama tidak sembuh-sembuh atau disertai dengan bau busuk dalam hidung, segeralah pergi ke dokter, karena memerlukan pemeriksaan yang lebih cermat.

Kamis, 23 Desember 2010

Dua Pendapat Yang Berbeda, Makkah Sebagai Pusat Waktu Dunia

Keinginan Arab Saudi untuk menjadikan Makkah sebagai pusat waktu dunia bukan yang pertama. Sejak abad ke-19, sejumlah negara sudah saling berebut untuk menjadi meridian utama. . Negara besar seperti Prancis, Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang dilalui garis meridian sempat membuat klaim tersendiri sebagai titik nol derajat. Namun, lewat konvensi meridian internasional yang digelar di Washington DC, AS, pada tahun 1884, diputuskan Greenwich sebagai wilayah tunggal meridian utama. . Dalam konferensi yang dihadiri oleh 41 delegasi dari 25 negara tersebut, diputuskan tujuh poin tentang penentuan pusat waktu dunia. Seluruh negara patuh pada hasil konvensi, kecuali Prancis yang ngotot menggunakan Paris Meridian Time (PMT) sebagai acuan waktu. Baru pada tahun 1911, negeri mode tersebut ikut menggunakan GMT. Kini, Arab Saudi kembali menantang GMT lewat sebuah menara jam Abraj Al-Bait di Makkah. Lewat proyek ambisius tersebut, Makkah berharap bisa menjadi pusat waktu dunia dan menggeser penanggalan hari di berbagai belahan bumi.

Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tulisan/artikel/menara-jam-makkah-pusat-waktu/
Keinginan Arab Saudi untuk menjadikan Makkah sebagai pusat waktu dunia bukan yang pertama. Sejak abad ke-19, sejumlah negara sudah saling berebut untuk menjadi meridian utama. . Negara besar seperti Prancis, Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang dilalui garis meridian sempat membuat klaim tersendiri sebagai titik nol derajat. Namun, lewat konvensi meridian internasional yang digelar di Washington DC, AS, pada tahun 1884, diputuskan Greenwich sebagai wilayah tunggal meridian utama. . Dalam konferensi yang dihadiri oleh 41 delegasi dari 25 negara tersebut, diputuskan tujuh poin tentang penentuan pusat waktu dunia. Seluruh negara patuh pada hasil konvensi, kecuali Prancis yang ngotot menggunakan Paris Meridian Time (PMT) sebagai acuan waktu. Baru pada tahun 1911, negeri mode tersebut ikut menggunakan GMT. Kini, Arab Saudi kembali menantang GMT lewat sebuah menara jam Abraj Al-Bait di Makkah. Lewat proyek ambisius tersebut, Makkah berharap bisa menjadi pusat waktu dunia dan menggeser penanggalan hari di berbagai belahan bumi.

Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tulisan/artikel/menara-jam-makkah-pusat-waktu/
Keinginan Arab Saudi untuk menjadikan Makkah sebagai pusat waktu dunia bukan yang pertama. Sejak abad ke-19, sejumlah negara sudah saling berebut untuk menjadi meridian utama. . Negara besar seperti Prancis, Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang dilalui garis meridian sempat membuat klaim tersendiri sebagai titik nol derajat. Namun, lewat konvensi meridian internasional yang digelar di Washington DC, AS, pada tahun 1884, diputuskan Greenwich sebagai wilayah tunggal meridian utama. . Dalam konferensi yang dihadiri oleh 41 delegasi dari 25 negara tersebut, diputuskan tujuh poin tentang penentuan pusat waktu dunia. Seluruh negara patuh pada hasil konvensi, kecuali Prancis yang ngotot menggunakan Paris Meridian Time (PMT) sebagai acuan waktu. Baru pada tahun 1911, negeri mode tersebut ikut menggunakan GMT. Kini, Arab Saudi kembali menantang GMT lewat sebuah menara jam Abraj Al-Bait di Makkah. Lewat proyek ambisius tersebut, Makkah berharap bisa menjadi pusat waktu dunia dan menggeser penanggalan hari di berbagai belahan bumi.

Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tulisan/artikel/menara-jam-makkah-pusat-waktu/

Keinginan Arab Saudi untuk menjadikan Makkah sebagai pusat waktu dunia bukan yang pertama. Sejak abad ke-19, beberapa negara sudah saling berebut untuk menjadi meridian utama.

Negara besar seperti Perancis, Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang dilalui garis meridian sempat membuat klaim tersendiri sebagai titik nol derajat. Namun, lewat konvensi meridian internasional yang digelar di Washington DC, AS, pada tahun 1884, diputuskan Greenwich sebagai wilayah tunggal meridian utama.
Dalam konferensi yang dihadiri oleh 41 delegasi dari 25 negara tersebut diputuskan tujuh poin tentang penentuan pusat waktu dunia. Seluruh negara patuh pada hasil konvensi kecuali Perancis yang ngotot menggunakan Paris Meridian Time (PMT) sebagai acuan waktu. Baru pada tahun 1911, negeri mode tersebut ikut menggunakan GMT.

Pendapat yang menyatakan Makkah harusnya menjadi pusat waktu dunia,
Kenapa Makkah menjadi pusat waktu dunia? ini alasan dan ulasannya 

Allah telah menjadikan Makkah sebagai tanah suci, bahkan dipilih-Nya sebagai tempat bagi baitullah (rumah Allah), sekaligus sebagai tempat diutusnya nabi dan rasul terakhir Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Keistimewaan ini memunculkan pertanyaan, mengapa Makkah?

Tentu, hal itu adalah rahasia Allah. Namun, dari kajian yang dilakukan ilmuwan muslim, terungkap fakta mengejutkan tentang keistimewaan kota Makkah, bila ditilik dari sudut ilmu geografi (ilmu bumi) dan geologi (ilmu tanah). Sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Husain Kamaluddin, seorang dosen ilmu ukur bumi, telah membuktikan bahwa Makkah adalah pusat bumi.

Pada mulanya, penelitian itu bertujuan untuk menemukan suatu cara yang bisa membantu seorang muslim untuk memastikan lokasi kiblat, dari tempat manapun di dunia.
Kami katakan di dalam bumi, bukan di atas bumi, karena atmosfer mengikuti planet bumi. Dengan demikian manusia selalu berada di dalam bumi, kecuali bila ia terbang ke luar angkasa,” tutur Dr Husain mengawali penjelasan ilmiahnya.

Namun di tengah risetnya, pria ini seperti menemukan durian runtuh. Betapa tidak, ia berhasil mengungkap fakta yang seharusnya dapat memecahkan polemik ratusan tahun tentang pusat planet bumi. Bersama timnya, ilmuwan Mesir ini mendapati Makkah sebagai pusat bagi seluruh benua yang ada di bumi.

Pada mulanya ia menggambar peta bumi untuk memastikan arah kiblat dari berbagai tempat. Setelah menggambar benua-benua berdasarkan jarak setiap tempat yang ada di keenam benua serta lokasinya dari Kota Makkah al-Mukarramah, ia memulai menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang. Pada penelitian pertama ini, ia sudah menemukan fakta bahwa Makkah adalah pusat bumi, karena kota suci tersebut menjadi titik pusat garis-garis itu!

Dr Husain yang saat itu menjadi Kepala Bagian Ilmu Ukur Bumi di Universitas Riyadh Saudi Arabia, kemudian membuat garis-garis benua dan segala perinciannya untuk kepentingan risetnya. Pekerjaannya terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak valid dan variasi-variasi berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum terhadap apa yang ia temukan, bahwa Makkah memang benar-benar pusat bumi.

Ia berhasil membuat lingkaran detail dengan Makkah sebagai pusatnya. Garis-garis luar lingkaran itu berada di luar benua-benua, sedangkan keliling garisnya berputar bersama garis luar benua-benua itu. Dalam riset ini, Dr Husain bersama timnya berhasil menemukan salah satu hikmah ilahiah: mengapa Makkah al-Mukarramah dipilih sebagai tempat bagi baitullah! (Majalah al-‘Arabi, edisi 237, Agustus, 1970

Foto-foto satelit, studi-studi topografi dan kajian lapisan bumi serta geografi yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama dengan penemuan tim Dr Husain di tahun 70-an itu.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab.
Lempengan-lempengan ini terus- menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Studi ilmiah yang menghasilkan teori itu memang dilaksanakan untuk tujuan berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Namun studi yang diterbitkan di dalam banyak majalah sains di Barat itu, dengan sendirinya turut menegaskan bahwa pusat planet bumi adalah kota suci umat Islam, Makkah al-Mukarramah. Subhanallah!

Kebenaran ilmiah itu menjadi pembuktian firman Allah berikut ini:

“Dan ini (al-Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) di sekelilingnya.” (QS. Al-An’am: 92)

Dalam ayat lain, yakni pada Surat asy-Syura ayat 7, Allah juga menyebut Makkah dengan Ummul Qura, dan negeri-negeri lain dengan “negeri-negeri di sekelilingnya”.

Mengapa Allah menyebut Makkah sebagai Ummul Qura (induk kota-kota)? Mengapa Allah menyebut daerah selain Makkah dengan kalimat “negeri-negeri di sekelilingnya”?

Dipastikan melalui berbagai penemuan mutakhir di abad ini bahwa hal itu terkait dengan pusat bumi dan hal-hal yang mengelilinginya. Kata “Ummul Qura’” berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, sementara yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.

Sebagaimana seorang ibu yang menjadi sumber keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain. Selain itu, kata “ibu” memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain. Karena Makkah juga disebut Bakkah, tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu, terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan.

Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas). Kemudian gunung api di dasar samudera meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar dan membentuk “bukit”. Bukit inilah yang kemudian menjadi tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.
Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran ini. Adakah hadits nabi yang menunjukkan fakta mengejutkan ini? Jawabannya adalah “ya!” Nabi bersabda, “Ka’bah itu seperti tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.”

Menjadi tempat yang pertama diciptakan menambah sisi spiritual tempat tersebut. Allah telah memuliakan Makkah saat Dia menjadikannya sebagai pusat ibadah umat Islam, terutama ibadah haji. Allah juga berkehendak menjadikan rumah yang digunakan untuk menyembah-Nya terletak di Makkah, sebagai kota tujuan umat muslim dalam haji dan umrah. Makkah berada di tengah bumi, sejalan dengan makna firman Allah dalam Surat al-Baqarah:

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil.” (dari QS al-Baqarah: 143).

Kata “adil” pada ayat di atas diterjemahkan dari kata wasath, yang dalam bahasa Arab berarti “tengah-tengah.” Bagi yang mempercayai mukjizat angka dalam al-Qur’an akan menemukan fakta, bahwa ayat yang menegaskan tentang tengah-tengahnya umat Islam ini terdapat pada ayat 143, dan itu adalah tengah-tengahnya Surat al-Baqarah yang memiliki 286 ayat. Maha Besar Allah!
makkah-kabah
 Masjidil Haram

Dari Greenwich ke Makkah

Sejumlah pakar Islam di bidang geologi dan ilmu syariah mulai mengkampanyekan persamaan waktu dunia dengan merujuk waktu Makkah al-Mukarramah. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengganti persamaan waktu Greenwich (GMT) yang selama ini digunakan banyak penduduk dunia. Menurut sejumlah kajian ilmiah, Makkahlah yang seharusnya menjadi pusat bumi.

Persoalan tersebut muncul dalam Konferensi Ilmiah bertajuk “Makkah Sebagai Pusat Bumi, antara Teori dan Praktek”.
Konferensi yang diselenggarakan di ibukota Qatar, Dhoha pada tahun 2009 menyimpulkan tentang acuan waktu Islam berdasarkan kajian ilmiah yakni Makkah. Konferensi juga menyeru pada umat Islam agar mengganti acuan waktu dunia yang selama ini merujuk pada Greenwich.
Konferensi juga dihadiri oleh Syaikh Dr Yusuf al-Qaradhawi, dan juga sejumlah pakar geologi Mesir seperti Dr Zaghlul Najjar, dosen ilmu bumi di Wales University di Inggris, serta Ir Yaseen Shaok, seorang saintis yang mempelopori jam Makkah.

Dr Qaradhawi dalam kesempatan itu menyampaikan dukungannya agar umat Islam dan juga dunia menggunakan acuan waktu Makkah sebagai acuan waktu yang sejati, karena Makkah adalah pusat bumi. “Kami menyambut kajian ilmiah dengan hasil yang menegaskan kemuliaan kiblat umat Islam. Meneguhkan lagi teori bahwa Makkah merupakan pusat bumi adalah sama dengan penegasan jati diri keislaman dan menopang kemuliaan umat Islam atas agama, umat dan peradabannya,” jelas Qaradhawi yang juga ketua Asosiasi Ulama Islam Internasional itu.

Terkait Makkah sebagai pusat bumi, Dr Zaghlul Najjar mengamini penelitian saintifik yang dilakukan oleh Dr Husain Kamaluddin di atas, bahwa ternyata Makkah Mukarramah memang menjadi titik pusat bumi. Hasil penelitian yang dipublikasikan oleh The Egyptian Scholars of The Sun and Space Research Center yang berpusat di Kairo itu, melukiskan peta dunia baru, yang dapat menunjukkan arah Makkah dari kota-kota lain di dunia. Dengan menggunakan perkiraan matematik dan kaidah yang disebut “spherical triangle”. Dr Husain menyimpulkan kedudukan Makkah betul-betul berada di tengah-tengah daratan bumi. Sekaligus membuktikan bahwa bumi ini berkembang dari Makkah.


Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan tidak melewati Greenwich di Inggris.
GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada dibawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat, sekaligus akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade lalu tentang rujukan waktu dunia. Kini menjadi keharusan bagi umat dan media Islam untuk terus mengkampanyekan kebenaran ini. 


Pendapat yang menyatakan tidak perlu mengganti GMT dengan Mecca Mean Time



Peresmian jam raksasa Mekkah pada awal Ramadhan 1431 H, pada 11 Agustus 2010, membangkitkan kembali keinginan sebagian ulama Islam, terutama di negara-negara Arab, untuk menjadikan Mekkah sebagai pusat waktu. Beberapa argumentasi diajukan, antara lain bahwa Mekkah dianggap sebagai Pusat Dunia, setidaknya kalau dilihat dari distribusi sebaran benua. Sebenarnya proyek tersebut cenderung bersifat ”mercusuar” dengan menjadikannya jam terbesar di dunia dengan beberapa keunggulan lainnya. Tetapi tidak memuat konsep waktu yang berbeda dari yang saat ini diterima secara internasional.

Benar Mekkah sebagai tempat Ka’bah menjadi pusat perhatian Ummat Islam karena menjadi kiblat saat shalat dan menjadi pusat ibadah haji. Tetapi, secara fisik geografis tidak ada keistimewaan yang mendukung untuk menjadikannya sebagai rujukan waktu atau sebagai meridian utama (Prime Meridian). Secara geografis, kalau Mekkah menjadi meridian utama (garis bujur 0), maka garis tanggal internasional pada garis bujur 180 derajat akan memotong Alaska dan terlalu jauh kalau harus dibelokkan ke Selat Bering. Itu berdampak kurang bagus, karena Kanada dan Alaska yang satu wilayah daratan terpaksa harus berbeda hari. Misalnya, di Alaska Senin sedangkan di Kanada masih Ahad. Sehingga untuk mewujudkannya jelas tidak mungkin akan mendapatkan persetujuan internasional. Masalah waktu tidak mungkin diatur secara sepihak, perlu konvensi internasional. Untuk memahaminya, kita harus melihat sejarah konvensi waktu internasional yang merujuk pada waktu rata-rata Greenwich.

Greenwich Mean Time (GMT, Waktu Rata-rata Greenwich) adalah rujukan waktu internasional yang pada mulanya didasarkan pada waktu matahari di Greenwich yang kemudian didasarkan pada jam atom. Sistem waktu yang mapan tersebut mempunyai sejarah panjang yang didukung konvensi internasional dan kajian ilmiah untuk penyempurnaannya. Sampai pertengahan abad 19, masing-masing negara menggunakan sistem jam matahari sendiri dengan menggunakan meridian masing-masing. Meridian adalah garis hubung utara-selatan yang melalui zenit yang dilintasi matahari saat tengah hari. Untuk jaringan transportasi kereta api jarak jauh yang mulai berkembang saat itu, pembuatan sistem waktu baku antarwilayah diperlukan. Tanpa sistem waktu yang baku, jadwal kereta api bisa kacau ketika memasuki wilayah yang menggunakan sistem waktu berbeda. Hal itu terutama dirasakan oleh jaringan kereta api di Kanada dan Amerika Serikat.
Kebutuhan sistem waktu baku tersebut yang mendorong Sir Sandford Fleming, seorang teknisi dan perencana perjalanan kereta api Kanada mengusulkan waktu baku internasional pada akhir 1870-an. Gagasan itu kemudian dimatangkan dalam Konferensi Meridian Internasional di Washington DC pada Oktober 1884 yang dihadiri perwakilan 25 negara (Austria-Hungaria, Brazil, Chile, Kolombia, Costa Rica, Perancis, Jerman, Inggris, Guatemala, Hawii, Italia, Jepang, Liberia, Meksiko, Belanda, Paraguay, Rusia, San Domingo, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Amerika Serikat, Venezuela, dan Salvador).

Kesepakatan pokok (konvensi) pada konferensi tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Bersepakat menggunakan meridian dunia yang tunggal untuk menggantikan banyak meridian yang telah ada.
  2. Meridian yang melalui teropong transit di Observatorium Greenwich ditetapkan sebagai meridian nol.
  3. Semua garis bujur dihitung ke Timur dan ke Barat dari meridian tersebut sampai 180 derajat.
  4. Semua negara menerapkan hari universal.
  5. Hari universal adalah hari matahari rata-rata, mulai dari tengah malam di Greenwich dan dihitung 24 jam.
  6. Hari nautika dan astronomi di mana pun mulai dari tengah malam.
  7. Semua kajian teknis untuk mengatur dan menerapkan sistem desimal pembagian waktu dan ruang akan dilakukan.
Butir ke-2 tidak mendapat kesepakatan bulat. San Dominggo menentang. Perancis dan Brazil abstain.

Saat ini sistem waktu telah ditetapkan dengan 24 waktu baku, secara umum setiap perbedaan 15 derajat garis bujur, waktunya berbeda 1 jam. Dalam pelaksanaannya, waktu baku tersebut disesuaikan dengan batas wilayah agar tidak memecah waktu di suatu wilayah. Pada 1928, dalam konferensi astronomi internasional, berdasarkan kajian soal waktu, maka penamaan GMT diubah menjadi Universal Time (UT). Rujukan waktunya  tetap jam matahari, sehingga tergantung rotasi bumi yang sebenarnya tidak konstan. Pada 1955 ditemukan jam atom Caesium yang lebih stabil, sehingga selalu ada perbedaan dengan UT, walau dalam skala yang sangat kecil dalam orde milisecond (seperseribu detik). Pada akhir 1960-an sampai awal 1970-an banyak dilakukan kajian soal waktu yang sinkron antara UT dan jam atom. Saat ini UT bukan lagi murni didasarkan pada jam matahari, tetapi berdasarkan jam atom yang disinkronkan dengan konsep jam matahari. Namanya menjadi UTC (Universal Time, Coordinated), nama kompromi dari usulan dua bahasa: bahasa Inggris “CUT” untuk “coordinated universal time” dan bahasa Perancis “TUC” untuk “temps universel coordonné”.

Dari sejarah panjang GMT tersebut, kita bisa faham bahwa konvensi waktu baku internasional didasarkan pada kebutuhan untuk mensinkronkan jadwal aktivitas manusia yang bersifat lintas negara. Apalagi saat ini, jadwal penerbangan memerlukan pengaturan waktu yang sangat akurat. Sistem waktu GMT atau UTC yang sudah mapan saat ini tidak mungkin lagi diubah, misalnya dengan MMT (Mecca Mean Time). Tidak ada alasan fisis – teknis yang mendasarinya, selain ghirah (semangat) keagamaan. Juga tidak ada alasan yang mendukung penyatuan waktu ibadah ummat Islam, karena pada dasarnya waktu ibadah bersifat lokal dan sudah tercukupi dengan menggunakan sistem waktu internasional yang telah ada.

Sumber :
T. Djamaluddin
Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, LAPAN-tdjamaluddin.wordpress.com

Anda mendukung yang manakah?
Keinginan Arab Saudi untuk menjadikan Makkah sebagai pusat waktu dunia bukan yang pertama. Sejak abad ke-19, sejumlah negara sudah saling berebut untuk menjadi meridian utama. . Negara besar seperti Prancis, Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang dilalui garis meridian sempat membuat klaim tersendiri sebagai titik nol derajat. Namun, lewat konvensi meridian internasional yang digelar di Washington DC, AS, pada tahun 1884, diputuskan Greenwich sebagai wilayah tunggal meridian utama. . Dalam konferensi yang dihadiri oleh 41 delegasi dari 25 negara tersebut, diputuskan tujuh poin tentang penentuan pusat waktu dunia. Seluruh negara patuh pada hasil konvensi, kecuali Prancis yang ngotot menggunakan Paris Meridian Time (PMT) sebagai acuan waktu. Baru pada tahun 1911, negeri mode tersebut ikut menggunakan GMT. Kini, Arab Saudi kembali menantang GMT lewat sebuah menara jam Abraj Al-Bait di Makkah. Lewat proyek ambisius tersebut, Makkah berharap bisa menjadi pusat waktu dunia dan menggeser penanggalan hari di berbagai belahan bumi.

Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tulisan/artikel/menara-jam-makkah-pusat-waktu/
Keinginan Arab Saudi untuk menjadikan Makkah sebagai pusat waktu dunia bukan yang pertama. Sejak abad ke-19, sejumlah negara sudah saling berebut untuk menjadi meridian utama. . Negara besar seperti Prancis, Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain yang dilalui garis meridian sempat membuat klaim tersendiri sebagai titik nol derajat. Namun, lewat konvensi meridian internasional yang digelar di Washington DC, AS, pada tahun 1884, diputuskan Greenwich sebagai wilayah tunggal meridian utama. . Dalam konferensi yang dihadiri oleh 41 delegasi dari 25 negara tersebut, diputuskan tujuh poin tentang penentuan pusat waktu dunia. Seluruh negara patuh pada hasil konvensi, kecuali Prancis yang ngotot menggunakan Paris Meridian Time (PMT) sebagai acuan waktu. Baru pada tahun 1911, negeri mode tersebut ikut menggunakan GMT. Kini, Arab Saudi kembali menantang GMT lewat sebuah menara jam Abraj Al-Bait di Makkah. Lewat proyek ambisius tersebut, Makkah berharap bisa menjadi pusat waktu dunia dan menggeser penanggalan hari di berbagai belahan bumi.

Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tulisan/artikel/menara-jam-makkah-pusat-waktu/

KHASIAT KEROKAN ( MEDICAL CHAFING )

"Kerokan" atau disebut juga "Kerikan" ialah menggosok-gosok kulit yang biasanya di punggung, dada,  leher belakang atau lengan atas dengan uang logam yang dibasahi dengan minyak kelapa atau minyak kayu putih dan sejenisnya, yang dalam prakteknya sehari-hari sudah kita kenal. Akan tetapi mungkin belum kita ketahui khasiat yang sebenarnyanya bagi tubuh.

Kerokan memang, cara paling tua mengatasi gejala masuk angin. Uniknya, cara sederhana ini tak hanya populer di Indonesia, melainkan juga di negara-negara Asia lainnya. Orang Vietnam menyebut kerokan sebagai cao giodi. Adapun warga Kamboja menjulukinya goh kyol. Di China yang terkenal dengan akupunturnya, metode kerokan juga cukup populer dengan sebutan gua sua. Bedanya, orang China memakai batu giok sebagai alat pengerok, bukan kepingan uang logam yang biasa dipakai di indonesia.

Konon, warna merah yang timbul pada kulit setelah kerokan adalah pertanda badan telah kemasukan angin secara berlebihan. Makin pekat warnanya, pertanda banyak pula angin yang berdiam di tubub. Benarkah?
Tentu tidak. Warna merah pertanda pembuluh darah halus (kapiler) di bawah permukaan kulit pecah sehingga terlihat sebagai jejak merah di tempat yang dikerok. Badan orang sehat pun akan memerah jika dikerok.

Kalau kita sedang menderita masuk angin, tidak enak badan, meriang dan sebagainya yang sebenarnya disebabkan karena terjadinya infeksi pada pernafasan, maka pembuluh darah setempat membengkak serta aliran darah dan penyaluran lendir bertambah banyak sehingga menyelimuti jaringan-jaringan disekitarnya dan paru-paru. Akibatnya fungsi pernafasan terganggu dan tubuh keurangan zat asam tetapi sebaliknya kelebihan zat asam arang.
Dengan kerokan itu akan menipiskan kulit dan mendekatkan pembuluh-pembuluh darah kecil dengan udara dipermukaan tubuh. Maka kekurangan zat asam dapat dipenuhi di udara yang memang mengandung zat asam dan kelebihan zat asam arang dapat dibuang.

Menurut ahli kesehatan yang lain mengatakan  pada proses kerokan, terjadi suatu reaksi inflamasi atau radang. Akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah dan pengeluaran mediator inflamasi. Aliran darah menjadi lancar jika dikerok atau dipijat sehingga lebih banyak oksigen dan nutrisi yang tersedia untuk jaringan otot. Zat-zat yang menyebabkan rasa pegal dapat segera dibawa aliran darah untuk dibuang atau dinetralkan. Selain itu, juga terjadi rangsangan pada keratinosit dan endotel (lapisan paling dalam pembuluh darah) yang akan bereaksi dengan munculnya propiomelanokortin (POMC). Zat ini merupakan polipeptida yang kemudian akan dipecah dengan hasil akhir salah satunya adalah beta endorfin. Pasca kerokan didapatkan peningkatan IL-1 beta, Clq, dan beta endorfin, sementara kadar C3 dan PGE2 justru turun. Penyebab rasa nyeri adalah PGE2 sehingga jika kadar PGE2 diturunkan maka nyeri akan berkurang. Hasil ini menyebabkan berkurangnya nyeri otot, badan terasa segar dan nyaman. Inflamasi yang ditimbulkan selain meredakan nyeri otot juga akan memicu reaksi kardiovaskuler. Tandanya adalah peningkatan temperatur tubuh secara ringan, antara 0,5-1oC. Makanya setelah dikerok, badan kita terasa lebih hangat.

Kerokan yang dilakukan dengan benar tidak akan menyebabkan rasa sakit. Para ahli akupunktur berpendapat bahwa saat terjadi pemijatan, sebaiknya alat kerok melewati titik akupunktur agar urat saraf motorik terangsang, sehingga pada akhirnya memperlancar sirkulasi darah. Cara kerokan yang dianjurkan adalah tegak lurus sejajar dengan tulang belakang menyamping, lalu sejajar dengan bahu. Alat kerokan biasanya menggunakan uang logam, koin, atau alat bantu khusus kerokan. Alat-alat tersebut wajib tumpul supaya tidak melukai kulit. Lalu dibantu dengan minyak yang fungsinya selain menghangatkan juga untuk melicinkan proses kerokan, sehingga menghindari terjadinya kulit lecet. Cara mengerok juga tidak boleh terlalu keras karena akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan bisa melukai kulit.

Apakah semua orang boleh melakukan kerokan?

Tidak sepenuhnya benar karena terdapat beberapa kondisi di mana seseorang dianjurkan tidak melakukan kerokan, antara lain orang dengan kondisi kulit tidak sehat (misalnya eksim, kulit terbakar, jerawat, infeksi bakteri atau jamur). Kerokan pada daerah tersebut justru akan memperparah infeksi atau peradangan. Penderita diabetes mellitus juga sebaiknya menghindari kerokan. Alasannya, bila terjadi luka atau lecet, luka tersebut bisa menjadi sulit disembuhkan. Pasien yang mengkonsumsi antikoagulan atau memiliki gangguan pembekuan darah sebaiknya juga tidak melakukan kerokan. Pengerokan yang terlalu dalam dapat mengakibatkan perdarahan di bawah kulit. Kerokan juga sebaiknya tidak dilakukan pada anak kecil karena kulitnya masih tipis dan lunak, dan pembuluh darahnya lebih kecil.

Sehabis kerokan jangan langsung mandi!!!

Sehabis kerokan sebaiknya tidak mandi karena pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik seka dengan lap basah yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas. Badan akan terasa lebih nyaman jika Anda minum sesuatu yang hangat, makan sup hangat, dan memakai baju hangat/selimut.

Hanya saja kerokan ini sering dapat menyebabkan ketagihan, dimana jika terlalu sering melakukan kerokan akan mengakibatkan banyak pembuluh darah kecil dan halus yang akan pecah. maka jikalau anda belum biasa dikerok, sebaiknya tak usah mencobanya, hehe...

Nutrisi Dan Cairan Yang Memulihkan Kondisi Tubuh Timnas Indonesia Secara Instan

LIMA kali menang berturut-turut. Filipina yang digawangi pemain jebolan Eropa pun berhasil ditaklukkan dua kali. Padahal, dengan kondisi pemain yang “diduga” tidak dalam kondisi benar-benar fit, karena banyaknya pemain inti yang cedera.
Kekhawatiran para pengamat yang menduga kondisi timnas bakal menurun ternyata tidak terbukti. Firman Utina cs tetap beringas. Bahkan selama dua kali 45 menit, tim Merah Putih hampir mengurung Filipina setengah lapangan.
Sekali lagi, kerjasama yang solid antara pemain, tim pelatih, tim pendukung, tim sport science, tim medis, dan dukungan ratusan juta rakyat Indonesia kunci sukses penampilan timnas.
Dalam laga semifinal kedua, beberapa strategi sports science kembali diaplikasikan untuk mendongkrak performa timnas. Pertama adalah antisipasi strategis. Cara berpikir logis, bukan dugaan adalah cara yang dibutuhkan sebuah tim untuk memperoleh kemenangan.
Sejak awal pembuatan skenario program pelatihan, salah satu tujuan sport science adalah meningkatkan “secondary competency”. Artinya, memastikan atlet memiliki kecepatan, kekuatan, daya tahan dalam pertandingan dan kecepatan pemulihan yang tinggi.
Ini tidak bisa dilakukan dengan “pengalaman” atau “mudah-mudahan”. Harus menggunakan pendekatan ilmiah. Ketika tim sport science sudah membantu melakukan seleksi, maka pelatih sudah memiliki referensi pemain yang relatif bugar. Artinya, dengan “educated guess”, semua pemain akan sanggup mengikuti dan menyelesaikan musim pertandingan.
Beberapa hal kunci yang diterapkan di sport science adalah menggunakan teknik fisioterapi terkini dan teknik nutrisi yang menggunakan creatine dan glutamine. Plus, pada kasus Firman Utina, diberikan nutrisi tambahan berupa glucosamine dan chondroitine sehingga sendinya mendapat support nutrisi untuk pemulihan cepat.
Seharusnya, penggunaan glucosamine dilakukan oleh semua atlet sepakbola setiap hari untuk fungsi proteksi, mengingat benturan terhadap sendi yang besar, seperti sendi lutut dan pergelangan kaki. Secara umum, nutrisi yang disiapkan sudah sangat memadai untuk memulihkan kondisi pemain dengan cepat.
Manajemen cairan
Rahasia antisipasi strategis kedua adalah manajemen cairan. Kita tahu bahwa   bahwa salah satu kelemahan fisik kita adalah stamina yang merosot di babak kedua khususnya nulai di menit 60-an. Fenomena ini klasik di Indonesia bahkan semua klub profesional. Anehnya, tidak seorang pun mencoba mencari ide apa yang terjadi.
Salah satu yang saya dapatkan adalah bahwa setiap pemain bola, dalam 90 menit pertandingan, akan kehilangan berat badannya sekitar 3 kg. Kehilangan ini pasti karena  kehilangan cairan. Dalam teori cairan, siapapun yang kehilangan berat badan sampai 3% maka kekuatan kontraksi otot akan berkurang sampai 10% dan kecepatan akan berkurang sampai 8%.
Kalau seorang pemain Indonesia dengan berat badan 65 kg, dan kehilangan berat badan 3 kg, maka kehilangan cairannya adalah sekitar 4%. Kalau rata-rata berat badan hilang 1,5 kg per 45 menit, maka kehilangan cairan sudah sampai 2%. Tentunya Anda akan berkata, ”pemain kan minum?” Betul, tapi dalam keadaan panas tubuh tinggi, pusat rasa haus malah seolah diblok oleh otak.
Sehingga anehnya pemain malah minum tidak terlalu banyak. Malah berfokus pada mendinginkan badan. Paling banyak minum 500 cc. Artinya, pada saat mulai di babak kedua, pemain sudah masuk ke lapangan dalam kondisi dehidrasi.  Apa yang terjadi? 15 menit kemudian, stamina drop, kecepatan berkurang, dan satu lagi, akibat kehilangan cairan maka konsentrasi berkurang.
Itu sebabnya pemain sepakbola Indonesia sering kali mengalami kondisi ”salah umpan”, ”pemain malas”, ”kurang kerja sama di menit terakhir”, ”salah pengertian” adalah hal yang sangat lumrah terjadi.
Apa yang harus dilakukan? Menggunakan elektrolit secara sadar. Di dalam timnas sekarang disiapkan cairan elektrolit yang harus segera diminum saat pemain masuk ke ruang istirahat. Kerja ini dibantu oleh dokter ahli gizi. Ketika meminum cairan elektrolit, pemain akan merasa haus, karena elektrolit menyebabkan rangsang pada pusat rasa haus di otak manusia. Sehingga pemain mau minum lagi.
Diusahakan agar pemain meminum 500 cc larutan elektrolit yang disambung dengan meminum 500 cc lagi air putih. Meminum 1 liter cairan artinya kondisi tubuh kembali mendekati normal. Karena itu kecepatan, akurasi, mental pemain relatif tetap terjadi di babak kedua. Pelatih kepala bisa memberi instruksi, pemain tetap segar
Terakhir, walau tidak diprogram oleh tim sport science, dukungan suporter sangatlah membantu kekuatan fisik pemain. Ini alamiah. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan kemampuan orang dalam melawan rasa sakit dan nyeri menjadi lebih tinggi dan lebih hebat ketika diberi dukungan dan sorakan.
Pemain nasional saat ini sangat menyadari dukungan tersebut dan menjadi sangat istimewa ketika Presiden  ikut nonton sampai dua kali. Jiwa mereka tersentuh oleh kedahsyatan rasa cinta masyarakat yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Berebutan beli karcis, melakukan sorakan dan tarian di gelora, dan lainnya.
Ketika sudah sampai di tahap ini, para pemain sudah masuk ke dalam kondisi ”trans”,  yakni kondisi seperti terhipnotis. Mereka mengabaikan semua rasa sakit yang menimpa tubuh mereka.  Kalau sampai ada pemain yang jatuh, itu karena ototnya memang sudah cedera dan tidak bisa digerakkan. Akan tetapi bila dilakukan terapi, dan otot bisa digerakkan, pemain biasanya akan berusaha bangkit.
Sekali lagi, sampai di semifinal kedua piala AFF, terbukti sudah, super team lebih baik dari kumpulan superman.

Sumber :
dr Phaidon Lumban Toruan, Sports Scientist di Badan Tim Nasional - 
 health.kompas.com

Rabu, 22 Desember 2010

Putihkan Hitam

by : Abiedalvo

intro

Terhenti diriku di jalan hitam dan berliku
resahnya hati merenungi segala dosa
tak kuasa ku menahan airmata mengalir perlahan
akankah terampuni diri begitu hina

Sebelum nyawaku tercabut dari raga
ampunanMu kan bersihkan jiwa
takut akan balasan yang kan Kau beri
bersujud aku mohon ampunan padaMu

Ya Alloh, ampuni kami
Ya Alloh, ampuni kami
Ya Alloh, ampuni kami

intro

Terhenti diriku di jalan hitam dan berliku
resahnya hati merenungi segala dosa
tak kuasa ku menahan airmata mengalir perlahan
akankah terampuni diri begitu hina

Takkan ku ulangi dosa diri doaku sepenuh hati
harapkan kasih cintaMu mengalir disetiap langkah
dalam hidupku ya robbi

Bimbinglah kami ya Robbi
Bimbinglah kami ya Robbi
Bimbinglah kami
Ampuni kami ya Alloh
Ampuni kami ya Alloh
Ampuni kami